Gemar Membaca? Berikut Rekomendasi 7 Buku Berkaitan dengan Manchester United!

482


Telah banyak buku yang telah mengulas all about Manchester United. Dari sekian banyak buku yang telah diterbitkan, beberapa buku tersebut sangat erat dengan peristiwa, prestasi, dan kehidupan di dalam tubuh Manchester United.

Penulis tidak bermaksud mempromosikan ataupun sejenisnya. Buku berikut ini mungkin memang cukup terkenal dan mudah dipahami oleh penggemar Manchester United. Diantara Buku-buku tersebut, diantaranya menggunakan bahasa inggris. Jadi, penulis menyarankan untuk para pembaca yang kurang memahami bahasa inggris menggunakan aplikasi translator ataupun sejenisnya untuk menjadi “asisten” ketika membaca buku-buku ini.

Berikut 7 buku rekomendasi menurut penulis yang cukup mencakup seluruh yang terjadi di “tubuh” Manchester United:

1. The Official Illustrated History of Manchester United 1878-2012: The Full Story and Complete Record (MUFC)

Penulis: MUFC
Rating: 5/5 (Amazon)
Penerbitan : 11 Oktober 2012


Mungkin buku ini tidak up-todate, buku ini hanya membahas sejarah Manchester United dari tahun 1878 hingga 2012. Akan tetapi, buku ini cukup banyak diminati oleh pembaca.

Buku ini menjelaskan bagaimana MU bangkit dari keterpurukan lalu sukses. Bagaimana klub dapat pulih setelah kecelakaan di udara München Februari 1958 yang mengejutkan Inggris dan penggemar sepak bola di seluruh dunia. Busby dapat pulih dan membangun skuad yang baru di Manchester United dengan trio (Best, Law dan Charlton) andalannya. Hingga akhirnya dapat berhasil menjadi tim Inggris pertama yang memenangkan Piala Eropa pada 1968.

Setelah era Sir Matt Busby berakhir, Manchester United akhirnya dapat menjadi klub yang mendominasi sepakbola Inggris di bawah asuhan manajer Sir Alex Ferguson. Buku ini dikemas dengan foto-foto, fakta dan angka yang mudah untuk dipahami.

2. Alex Ferguson: My Autobiography

Penulis: Sir Alex Ferguson
Rating: 4.3/5 Amazon | 3.8/5 Goodreads
Penerbitan: 30 Oktober 2013

Kisah hidup Sir Alex Ferguson yang dapat mengungkapkan seluruh tentang SAF dan dapat merefleksikan karir manajerialnya yang mencakup kesuksesan di benua eropa yang belum pernah dilakukan oleh manajer Manchester United sebelumnya.

Buku autobiografi ini mungkin paling laris dari buatan Sir Alex Ferguson. Buku ini telah diperbarui untuk memberikan refleksi pada apa yang terjadi di Manchester United sejak ia pensiun juga ajarannya di Universitas Harvard Business, malam di Oscar, dan tur kapal mengelilingi Hebrides.

Banyak bagian dari buku ini yang menjadi kutipan dan dijadikan inspirasi banyak orang khususnya fans Manchester United.

3. The Lost Babes: Manchester United and the Forgotten Victim of Munich


Penulis: Jeff Connor
Rating: 4.5/5 (Amazon)
Penerbitan: 2006

Buku yang mengisahkan Manchester United dan korban yang terlupakan di tragedi München ini memiliki kisah yang menyentuh tentang bagaimana tim sepak bola legendaris harus kalah dengan kekuatan alam dan buku ini mengisahkan bagaimana bencana ini dapat mengubah kehidupan orang-orang yang selamat dan keluarga yang ditinggalkan.

Tim asuhan Matt Busby yang dibangun pada tahun lima puluhan ini yang tampaknya telah ditakdirkan untuk mendominasi sepakbola selama bertahun-tahun di kancah Inggris atau Eropa. Kekuatan pasukan ‘Busby Babes’ mungkin tidak dapat dikalahkan hanya dengan kekuatan manusia. Usia rata-rata tim yang memenangkan Kejuaraan pada 1955-56 hanya sekitar di usia 22 tahun. Dominasi di Eropa kala itu akhirnya menjadi milik pemain-pemain muda MU dan menjadi skuad termuda yang pernah mencapai prestasi seperti itu di Eropa.

Setahun kemudian, ketika mereka menjadi juara kembali, tampaknya tidak ada yang dapat menghentikan ataupun mencegah tim muda berbakat ini untuk mendominasi Eropa. Akan tetapi, takdir yang tidak diharapkan terjadi, setahun kemudian, tepatnya 6 Februari 1958, hari dimana delapan pemain Manchester United meninggal di langit Jerman dalam pertistiwa ‘Munich Air Disaster’ (Kecelakaan Udara München)

Jeff Connor menelusuri sisi lain dari tragedi mengenaskan München 58′. Jeff bahkan berani melukiskan gambaran gelap tentang MU yang memperkaya dirinya sendiri dengan mengabaikan keluarga yang ditinggalkan dan para pemain yang masih hidup tetapi telah cacat. Dampak dan kerugian yang ditimbulkan bencana begitu banyak hingga hari ini.

Jeff mewawancara para korban selamat dan keluarga yang ditinggalkan kala tragedi München 58′, The Lost Babes adalah catatan definitif tentang masa keemasan sepakbola Inggris, sebuah kisah yang memilukan tentang efek berkepanjangan dari kehilangan dan diseksi tanpa belas kasihan tentang bagaimana klub sepakbola terkaya di dunia membalikkan punggungnya pada pemainnya sendiri dan keluarga yang ditinggalkan.


4. The Promised Land: Manchester United’s Historic Treble

Penulis: Daniel Harris
Rating: 3/5 (Amazon)
Penerbitan: 6 Oktober 2013

Buku yang menjelaskan secara terperinci tentang sejarah musim 1998-1999 Manchester United ketika mereka memenangkan Liga Premier, Piala FA, dan Liga Champions. Buku ini menjelaskan apapun hingga perayaan lengkap tahun kemenangan ‘treble winner’.

Buku ini menghidupkan kembali setiap momen yang terengah-engah, setiap bulan demi bulan, menggali lebih dalam di saat latihan, di ruang ganti, bahkan hingga ke dalam pikiran para pemain, manajemen, dan pelatih. Setiap aspek musim, dari ketegangan dramatis yang tak henti-hentinya dan alur plot yang menakjubkan, diperinci bersama dengan melihat tokoh-tokoh yang menarik dari tim, termasuk David Beckham, Dwight Yorke, Andy Cole, dan pelatih ikonik tim, Alex Ferguson.

Buku ini kurang diminati khususnya didaerah Inggris. Buku buatan Daniel Harris ini dianggap “tidak penting” karena banyak orang lebih tertarik pada cerita “turun temurun” dari ayahnya yang merasakan langsung atmosfir treble winner ke anaknya daripada membeli buku ini. Akan tetapi, untuk kalian yang tidak memahami secara mendalam tentang treble winner 98 -99 mungkin cocok dengan buku ini.

5. Manchester United: Optimisme, Tragedi & Kejayaan

Photo from Bukalapak

Penulis: Yasir Arafat Satti
Rating: 4.36/5 (Goodreads)
Penerbitan: 22 April 2009

Buku ini adalah satu-satunya yang menggunakan bahasa indonesia dan menjadi rekomendasi penulis untuk para pembaca . Dengan gayanya yang berbeda, buku ini menjadi pilihan jika kalian “malas” membaca sejarah Manchester United versi Inggris. Bahkan buku ini dapat dikatakan telah menghimpun dan hampir mencakup seluruh tentang Manchester United.

Lebih dari satu abad, Manchester United mampu bertahan dan menjaga tradisi sejarah besar. Pada awal berdirinya, MU hanyalah sekumpulan pekerja depot kereta api yang gemar bermain bola. Dalam perjalanannya, MU menjadi klub sepakbola yang penuh gejolak, hampir bangkrut diawal 1900-an dan terpuruk di divisi ketiga musim 1933-1934. Namun, pada akhirnya MU mampu menjadi simbol klub profesional yang mampu menghimpun kekuatan untuk bangkit, hingga menjadi klub terkaya dan paling digandrungi di seantero dunia. Diperkirakan, MU memiliki fans kurang lebih 5% dari seluruh penduduk bumi.

Dunia sepak bola boleh saja terdiam kala terjadi tragedi kecelakaan pesawat yang mengangkut tim MU di München. Namun, MU menjawab tantangan dengan menjadi juara Eropa sepuluh tahun kemudian. Kejayaan ini berlanjut hingga era Sir Alex Ferguson yang berhasil membuat Manchester United semakin populer.

Buku ini didedikasikan untuk fans klub MU dan apresiasi tinggi untuk Manchester United sebagai sebuah Klub dengan prestasi tinggi pula. Buku ini merupakan bukti sejarah panjang Manchester United yang pantas dan layak untuk diabadikan.


6. Red Rebels: The Glazers and the FC Revolution


Penulis: John-Paul O’Neill
Rating: 5/5 (Amazon)
Penerbitan: 21 September 2017


Pada tahun 2004, Manchester United dapat memproklamirkan diri sebagai klub sepakbola terkaya di dunia. Manchester United memiliki daya tarik komersial global yang sangat kuat karena lebih dari satu dekade kesuksesan & prestasi MU di lapangan. Pada awal tahun 2005, pengusaha Amerika Malcolm Glazer menargetkan pengambilalihan klub secara resmi dengan dana yang pas-pasan hingga jatuh ke dalam tingkat hutang. Para suporter MU menolak hal tersebut.

Jika kesepakatan yang diambil Malcolm Glazer salah, hal itu akan mengancam keberadaan United, sementara Glazer akan dapat pergi tanpa harus rugi dan tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. Protes di tribun telah dilakukan tetapi tetap tidak membuahkan hasil. Protes bahkan berlanjut dengan pawai dan plakat tetapi lagi dan lagi tidak membuat perbedaan bagi keputusan keluarga Glazer.

Pada bulan Mei 2005 pengambilalihan dilakukan. Suporter garis keras akhirnya mengambil langkah yang berbeda. Daripada patuh & jatuh ke “genggaman” Glazer lalu dimanfaatkan melalui harga tiket yang meroket dan membantu mendanai kantong pribadi Glazers yang menguangkan sejarah dan melupakan tradisi Manchester United. Suporter garis keras Manchester United akhirnya mengambil risiko dan membentuk klub baru yang memulai kompetisi di tingkat kesepuluh sepak bola Inggris. Keputusan itu menyebabkan dualisme pendukung Manchester United dan berlanjut hingga saat ini.

Buku ini juga mengisahkan klub FC United of Manchester (FCUM). Fenomena yang lahir dari revolusi dan kehendak pendukung. Klub yang dibentuk demi melawan orang yang mementingkan bisnis daripada olahraga. Buku ini juga menjelaskan masing-masing bagian dari seseorang dan suporter di klub yang memiliki suara langsung dalam cara menjalankannya. Bahkan, buku Ini juga menjelaskan betapa transparannya FCUM daripada Manchester United.

Namun, buku ini benar-benar transparan dan menguak seluruh apa yang terjadi ketika Glazer mengambil alih Manchester United. Mulai dari aspek positif hingga negatif sang penguasa Glazer benar-benar dijelaskan merinci dalam buku ini. Karena itulah, penulis tidak menyarankan buku ini untuk pendukung FANATISME BUTA Manchester United.

7. Red Glory: Manchester United and Me

Penulis: Martin Edwards & Robert Sellers
Rating: 4.5/5 Amazon | 4/5 Goodreads
Penerbitan: 7 September 2017

Kisah orang dalam yang definitif tentang kehidupan di balik layar dan dalam koridor kekuasaan di klub sepakbola terbesar di dunia.

Ketika Martin Edwards menjadi presiden Manchester United pada tahun 1980, nilai aset & klub saat itu diperkirakan sekitar £ 2 juta. Ketika dia pensiun lebih dari dua dekade kemudian, klub itu bernilai £ 1 milyar. Di bawah manajemen bisnisnya yang ahli, Manchester United tumbuh menjadi salah satu merek olahraga paling terkenal di dunia dan klub sepakbola terkaya dan paling terkenal di planet ini.
Martin berbagi banyak kenangan indah dan cerita luar biasa dari kisah sukses besar Manchester United. Dia memilih Alex Ferguson sebagai manajer masa depan Setan Merah dan memiliki tekad juga keberanian untuk berdiri dengan pilihan yang berbeda dengan orang lain, baik di dalam maupun di luar klub.

Martin Edwards adalah salah satu ketua / presiden sepakbola hebat yang mengawasi Manchester United saat klub mencapai keberhasilan terbesarnya dan mendominasi sepak bola domestik. Buku ini menjelaskan secara merinci otobiografi mantan ketua dan presiden dengan penyajian yang menarik.

Bagaimana? Apakah sobat MUW telah membaca semua buku diatas? Atau justru akan mulai membacanya?


Jangan sampai ketinggalan berita terbaru. Subscribe sekarang!

Berita Menarik Lainnya

Komentar ditutup.