Identitas Manchester United Pasca Sir Alex Pensiun

164

Menang dan juara merupakan identitas Manchester United sejak dahulu. Identitas tersebut perlahan lenyap sejak Sir Alex mengumumkan pensiun pada akhir musim 2012/2013. Sejak saat itu, Manchester United yang notabene merupakan tim pengoleksi gelar Liga Inggris terbanyak hingga saat ini hanya mampu dua kali finish di 4 besar klasemen.

Musim 2013/2014 menjadi musim paling mengecewakan bagi Manchester United beserta segenap suproternya di seluruh penjuru dunia. Pasalnya, kala itu tim berjuluk Setan Merah kehilangan jati diri dan gaya permainan khasnya. Tentu, manajemen Manchester United tak tinggal diam. David Moyes yang menjadi suksesor Sir Alex diganti oleh Ryan Giggs sebelum berakhirnya musim. Pergantian tersebut tak membuahkan hasil maksimal ditandai dengan Manchester United yang bertengger di posisi ketujuh klasemen akhir.

Louis van Gaal pun ditunjuk menjadi manajer Manchester United pada musim 2014/2015. Para fans pun menaruh ekspektasi tinggi, sebab pria asal Belanda tersebut berhasil membawa negaranya menjadi juara ketiga Piala Dunia 2014. Musim pertama tak begitu buruk, sang meneer mampu mengembalikan Manchester United sebagai “Big Four” Liga Inggris sekaligus membawa timnya kembali berlaga di Liga Champions Eropa. Musim kedua sang meneer akhirnya membuahkan trofi, yaitu FA Cup 2015/2016. Sayangnya, trofi tersebut tak bisa membuat dirinya bertahan lama sebagai manajer Manchester United.

Jose Mourinho a.k.a The Special One akhirnya menggantikan sang meneer memasuki musim 2016/2017. Musim pertama terbilang manis dengan torehan mini treble winner yaitu Community Shield, Carling Cup, dan Europa League. Musim kedua gagal meraih trofi, tetapi Manchester United mampu finish di posisi kedua namun dengan selisih 19 poin dari pemuncak klasemen. Musim ketiga Mourinho di Liga Inggris untuk Manchester United tak berjalan mulus yang membuatnya harus didepak pada pekan ke-17. Perselisihan dirinya dengan Paul Pogba pun menjadi salah satu intrik yang menghiasi pemecatan sang manajer.

Solskjaer pun datang memunculkan harapan

Ole Gunnar Solksjaer akhirnya ditunjuk sebagai caretaker hingga saat ini. Labelnya sebagai supersub saat masih menjadi pemain memunculkan harapan para fans bahwa dirinya mampu menjelma sebagai supersub di tugas barunya. Harapan itu nampaknya jadi kenyataan dengan catatan 8 win streak sebelum akhirnya di tahan imbang oleh Burnley dengan skor 2-2.

Tak hanya kemenangan, gaya permainan menyerang yang efektif sebagai ciri khas Manchester United berhasil dimunculkan kembali oleh Solksjaer. Berbeda dengan manajer-manajer sebelumnya yang cenderung bermain aman tapi permainan terlihat monoton dan membosankan. Selain itu, Solksjaer juga mampu membangktkan daya juang tinggi anak asuhnya yang sebelumnya bagai hilang ditelan bumi.

Kembalinya daya juang tersebut semakin terasa pada laga vs Burnley. Manchester United mampu menyamakan kedudukan di penghujung laga setelah tertinggal 0-2 terlebih dahulu. Pasca laga tersebut, Manchester United kembali ke jalur kemenangan dengan melibas Leicester dan Fulham. Akan tetapi, PSG meruntuhkan catatan 11 unbeaten milik Solksjaer dengan mengandaskan perlawanan tim Setan Merah dengan skor 0-2 di Old Trafford.

Kekalahan tersebut menimbulkan pertanyaan, apa reaksi dari skuat Manchester United pada laga-laga berikutnya? Sebenarnya, Solskjaer telah mengembalikan identitas dari Manchester United selain menang dan juara yaitu bangkit dan pantang menyerah. Hal ini terlihat pada laga vs Burnley lalu kembali ke jalur kemenangan pada dua laga berikutnya.

Tantangan besar bagi Solksjaer telah menanti. Selain misi membalikkan keadaan atas kekalahan dari PSG pada leg ke-2 nantinya, Manchester United terlebih dahulu harus bersiap menghadapi laga tandang Chelsea pada ajang FA Cup kemudian menjamu rival abadi Liverpool pada laga lanjutan Premier League.

Jika kedua laga tersebut berhasil disapu bersih oleh Solksjaer, maka identitas bangkit dan pantang meyerah benar-benar telah kembali. Setelah itu, barulah para fans Manchester United boleh menaruh harapan lebih tinggi mengenai identitas menang dan juara.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru. Subscribe sekarang!

Berita Menarik Lainnya

Komentar ditutup.