Mengenal Lebih Dekat “Holy Trinity” Dalam Sepakbola

Dalam sepakbola, United Trinity atau Holy Trinity (Trio Legenda/Keramat) lebih merujuk pada trio Manchester United. Tiga pemain tersebut yaitu George Best, Denis Law, dan Sir Bobby Charlton. Mereka membantu Manchester United menjadi klub Inggris pertama yang dapat memenangkan Piala Eropa 1968.

548

Siapakah Identitas Holy Trinity ?

LONDON, UNITED KINGDOM – NOVEMBER 01: Manchester United football legends Denis Law (l) Bobby Charlton and George Best (r) at the launch of the Sky Sports Gold channel in 1995. (Photo by Getty Images/Getty Images)

Charlton adalah pemain yang berasal dari akademi milik Busby (Pelatih Manchester United saat itu), Charlton adalah pemain muda berbakat yang ditemukan oleh Sir Matt Busby dan asistennya Jimmy Murphy, serta pengamat pemain muda dari klub Manchester United, Joe Armstrong yang menemukan Charlton pada tahun 1953. Anggota United Trinity lainnya adalah George Best yang bergabung pada tahun 1961. Tahun 1962, MU mendatangkan Denis Law dari klub Italia, Torino. Transfer Denis Law memecahkan nilai transfer MU saat itu yang bernilai £ 115.000. Sebelum bermain di Manchester United, Denis Law bermain untuk Huddersfield Town dan rival sekota Manchester United, yaitu untuk Manchester City.

20 Aug 2000: Manchester United legends (L to R) George Best, Denis Law and Bobby Charlton receive lifetime achievement awards from Eusebio as part of the National Footbal Awards during halftime in the FA Carling Premiership match against Newcastle United at Old Trafford in Manchester, England. Mandatory Credit: Gary M Prior/Allsport

Charlton memulai debutnya pada tanggal 6 Oktober 1956 saat melawan Charlton Athletic dengan mencetak dua gol dengan hasil akhir Manchester United memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 4-2. Law memulai debutnya pada tanggal 18 Agustus 1962, Law mencetak satu gol menghadapi West Bromwich Albion. Lalu George Best memulai debutnya saat melawan West Bromwich Albion pada tanggal 14 September 1963. George Best tidak bermain secara konsisten hingga pada tanggal 18 Januari 1964 ketika mereka bertiga bermain dalam starting line up yang sama. Disaat itu, mereka bertiga mencetak satu gol terkecuali Denis Law yang mencetak dua gol. Hasil pertandingan tersebut adalah 4-1.

20 Aug 2000: Manchester United legends (L to R) Denis Law, Bobby Charlton and George Best receive lifetime achievement awards as part of the National Footbal Awards during halftime in the FA Carling Premiership match against Newcastle United at Old Trafford in Manchester, England. Mandatory Credit: Gary M Prior/Allsport

Pada tahun 60′ an, ketiganya terpilih sebagai pemenang piala Ballon d’Or. Denis Law mendapatkan trofi pada tahun 1964, Sir Bobby Charlton pada tahun 1966, dan George Best di tahun 1968. Jika total pertandingan & gol para pemain United Trinity (Charlton, Law, & Best) digabungkan, mereka telah mencetak 665 gol dalam 1633 pertandingan. Sejak saat itu, hanya Cristiano Ronaldo yang mampu mendapatkan trofi Ballon d’Or untuk Manchester United yaitu pada tahun 2008.

Pujian dari segala penjuru untuk Holy Trinity

LIVERPOOL, ENGLAND – MAY 9: (THE SUN OUT) Liverpool manager Bill Shankly stands defiant in defeat at St George’s Plateau as he greets the massive crowd of supporters following defeat in the FA Cup Final between Liverpool and Arsenal on May 9, 1971 in Liverpool, England. (Photo by Liverpool FC via Getty Images)

Manajer Liverpool saat itu, Bill Shankly menceritakan bagaimana saat dia membangun tim Liverpool dengan mengambil contoh trio milik Manchester United, “Saya menjadikan Bobby Charlton, Denis Law dan George Best untuk contoh pemain hebat, dan pada saat itu, para pemain Saya sedikit takut saat bertemu Manchester United dengan ketiga pemain itu berada di line up. Saya menyemangati para pemain dengan berkata, ‘Jangan khawatir tentang mereka (United Trinity), mereka sama sekali tidak bisa bermain sepak bola. ‘ tetapi jujur saja, Itu hanya untuk mengembalikan mental para pemain. Tapi tentu saja, Saya mengakui bahwa Charlton, Best dan Law adalah tiga pemain terbaik di dunia”.

Kehebatan para pemain United Trinity juga pernah diperjelas oleh mantan pemain Manchester United, Paddy Crerand dengan mengatakan “Luar biasa, Anda bisa melihat kerja sama yang sempurna di antara mereka. Pemain hebat tahu bagaimana cara bermain bersama. Betapapun sulitnya pertandingan, Bobby dapat melakukan giringan lalu melakukan umpan lambungnya, Denis akan menyambut bola dan membuat sesuatu hal mustahil di kotak penalti, lalu George akan menyelesaikan bola tanpa dapat ditebak oleh kiper manapun”.

Berakhirnya “3 Dewa” Holy Trinity di Sepakbola

MANCHESTER, ENGLAND – NOVEMBER 07: The Holy Trinity statue featuring the trio of George Best, Denis Law, and Bobby Charlton during the Barclays Premier League match between Manchester United and West Bromwich Albion at Old Trafford on November 7, 2015 in Manchester, England. (Photo by Marc Atkins/Mark Leech/Getty Images)

George Best meninggal pada 25 November 2005. Denis Law dan Bobby Charlton menjadi pengunjung rumah sakit yang pertama hingga terakhir di rumah sakit tempat George Best dirawat. Sekitar 1 tahun kemudian, Manchester United membuat patung “trio Ballon d’or” di depan stadion Old Trafford untuk menghormati jasa mereka. Patung tersebut diresmikan pada tahun 2008. Setelah patung Triumvirat tersebut berdiri dan diresmikan, “trio Ballon d’Or” tersebut mendapat julukan dari fans MU sebagai United Trinity.

Manchester United mencari “Holy Trinity” Terbaru

 

MANCHESTER, ENGLAND – MAY 24: (EXCLUSIVE COVERAGE: MINIMUM FEES APPLY – 250GBP OR LOCAL EQUIVALENT, PER IMAGE) (L-R) Paul Scholes, Nicky Butt, Gary Neville, Sir Alex Ferguson, David Beckham, Ryan Giggs and Phil Neville of Manchester United pose in the dressing room ahead of Gary Neville’s testimonial match between Manchester United and Juventus at Old Trafford on May 24, 2011 in Manchester, England. (Photo by John Peters/Man Utd via Getty Images)

Di beberapa tahun berikutnya, berbagai Triumvirat (trio) dibentuk oleh fans Manchester United karena ingin membuat “Trinity baru”, termasuk lulusan akademi Manchester United, yaitu Ryan Giggs – Paul Scholes – Gary Neville, mereka bermain di tim senior bersama-sama antara 1992 – 2011, dan selanjutnya adalah Cristiano Ronaldo – Wayne Rooney – Carlos Tevez, yang bermain bersama – sama di United antara tahun 2007 – 2009, lalu Wayne Rooney – Robin Van Persie – Juan Mata, mereka telah bermain bersama sejak Mata dikontrak United pada bulan Januari 2014, lalu trio yang terbaru adalah Anthony Martial – Marcus Rashford – Jesse Lingard. Akan Tetapi, hingga saat ini fans Manchester United merasa bahwa trio terbaik milik Charlton – Law – Best, atau “Triumvirat Ballon d’Or”.

 

*Artikel dibuat berdasarkan informasi dari situs wikipedia bahasa Inggris dan sedikit tambahan informasi lainnya.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru. Subscribe sekarang!

Berita Menarik Lainnya

Komentar ditutup.