Real Madrid Bisa Apa?

112

Zinedine Zidane & Cristiano Ronaldo Hengkang

Setiap masa transfer persepakbolaan benua biru memiliki ceritanya tersendiri, tak terkecuali bursa transfer musim panas 2018/2019. Pemain datang dan pergi pada masa transfer merupakan suatu hal yang lumrah, begitupun dengan pelatih. Akan tetapi, jika yang pergi itu ialah pemain dan pelatih yang sedang berada pada masa kejayaannya maka tentu hal tersebut menarik perhatian serta menjadi bahan perbincangan publik.

Hal yang demikian terjadi pada salah satu klub raksasa asal Spanyol, Real Madrid. Secara mengejutkan, Zinedine Zidane mengumumkan dirinya mundur dari jabatannya sebagai pelatih Real Madrid. Pengumuman tersebut tak lama pasca dirinya membuat rekor istimewa bersama Real Madrid di pentas Uefa Champions League. Rekor tersebut yaitu menjuarai Uefa Champions League 3 kali secara beruntun sejak musim 2015/2016.

Tak cukup sampai disitu, jagat sepakbola semakin dibuat terkejut oleh kebijakan transfer Real Madrid. Pasalnya, mega bintang asal Portugal yaitu Cristiano Ronaldo yang tengah on fire dan telah mencetak beragam rekor serta mempersembahkan banyak trofi justru dilepas ke Juventus. Padahal, tak bisa dipungkiri bahwa Zinedine Zidane dan CR7 merupakan dua sosok paling vital dalam kesuksesan Real Madrid beberapa musim terakhir.

Real Madrid Mencari Suksesor Zizou

Sumber: @realmadrid

Kendati begitu, Real Madrid harus tetap berjalan menghadapi petualangan selanjutnya. Julen Lopetegui pun ditunjuk menjadi suksesor Zizou. Penunjukan Lopetegui mengundang kontroversi karena yang bersangkutan sedang menjabat sebagai pelatih Timnas Spanyol yang akan berlaga di Piala Dunia 2018. Penunjukan tersebut pun dilakukan 2 hari sebelum turnamen empat tahunan itu digelar. Keesokan harinya, Lopetegui pun langsung dipecat dan digantikan oleh Fernando Hierro untuk mendampingi Timnas Spanyol di Piala Dunia 2018.

Awal perjalanan sang manajer di Real Madrid sebenarnya berjalan dengan mulus. Real Madrid berhasil menjalani 6 pertandingan tanpa terkalahkan (5 menang, 1 seri). Gareth Bale dan Karim Benzema menjadi bintang utamanya yang masing-masing mencetak 4 gol. Setelah hasil memuaskan tersebut, Real Madrid nampaknya seperti kehilangan bensin karena Gareth Bale dan Benzema diterpa cedera dalam waktu yang hampir bersamaan. Alhasil, lima pertandingan berikutnya Real Madrid gagal meraih kemenangan (1 seri, 4 kalah).

Sempat bangkit saat membungkam Viktoria Plzen, tetapi di pertandingan selanjutnya Real Madrid justru dibantai oleh Barcelona dengan skor 5-1 di Camp Nou. Pada pertandingan itu, Barcelona bahkan tidak memasukkan Lionel Messi ke dalam skuat karena sedang dilanda cedera. Pasca kekalahan memalukan dari rival abadi, Lopetegui pun akhirnya dipecat. Santiago Solari ditunjuk menjadi penggantinya dengan kontrak berdurasi tiga tahun

Sumber: @realmadrid

 Kedatangan Solari pun membawa harapan bagi para suporter Harapan tersebut berbuah manis dengan catatan 9 kemenangan beruntun sebelum dihajar CSKA Moskow dengan skor 0-3 di Santiago Bernabeu. Pasca laga itu, permainan Real Madrid di bawah asuhan manajer baru dinilai inkosisten. Pada laga terbaru di La Liga, Real Madrid Girona di kandang meski unggul terlebih dahulu melalui gol Casemiro.

Real Madrid Bisa Apa di Musim Ini?

Inkonsistensi permainan dari Real Madrid semakin membuat publik bertanya “Real Madrid bisa apa tanpa Zidane dan Ronaldo?” Sebenarnya, masih ada beberapa hal positif yang telah dilakukan dan dapat diraih oleh Real Madrid meski tanpa Zizou dan CR7.

Pertama, Real Madrid mampu memaksimalkan kembali potensi pemain lain yang sebelumnya tertutupi oleh kegemilangan performa CR7. Gareth Bale akhirnya kembali menemukan performa terbaik sejak awal musim sebelum menderita cedera. Benzema pun kembali bersinar dan menjadi mesin gol bagi Real Madrid.

Kedua, Real Madrid mengorbitkan beberapa pemain muda dan lulusan akademi. Vinicius Jr., Sergio Reguillon, Alvaro Odriozola merupakan beberapa pemain yang menjadi andalan Solari saat ini. Sementara itu. Barcelona justru seolah-olah bertukar kebiasan dengan Real Madrid yakni pembelian pemain yang begitu gencar.

Ketiga. Real Madrid bisa meraih gelar juara di musim ini tanpa Zizou & CR7? Tentu saja bisa. Turnamen Piala Dunia Antraklub tahun 2018 menjadi buktinya. Ya, meskipun merupakan suatu hal yang sangat wajar  tim asal benua biru yang menjadi kampiun di turnamen akhir tahun tersebut. Akan tetapi, hasil kerja Solari beserta para pemainnya patut diapresiasi.

Sumber: @realmadrid

Bagaimana dengan nasib Real Madrid di La Liga musim ini? Secara matematis, Barcelona yang kini unggul 9 poin masih bisa dikejar meskipun Real Madrid harus sabar menungu rivalnya terpeleset. Sementara itu, trofi Copa Del Rey musim ini sangat mungkin diraih oleh Real Madrid apabila berhasil mengandaskan perlawanan dari Lionel Messi cs di leg kedua (tanpa bermaksud meremehkan semifinalis yang lainnya).

Di Liga Champions Eropa, Real Madrid masih memiliki peluang besar. Berstatus sebagai  juara bertahan dalam 3 tahun terakhir dan pengoleksi gelar UCL terbanyak, Real Madrid sangat wajar kembali masuk ke dalam daftar kandidat juara musim ini. Akan tetapi, Real Madrid terlebih dahulu harus memastikan langkah ke babak delapan besar dengan menyingkirkan Ajax Amsterdam.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru. Subscribe sekarang!

Berita Menarik Lainnya

Komentar ditutup.