Ramalan Mengerikan Suku Baduy Tentang Sepakbola Indonesia

Akankan Ramalan Ini Terjadi ?

995

Suku Baduy merupakan kelompok masyarakat adat Suku Banten di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Populasi mereka sekitar 26.000 orang, dan mereka merupakan salah satu suku yang mengisolasi diri mereka dari dunia luar.

Namun tahukah anda bahwa orang Baduy juga mengerti sepakbola ? bahkan mereka meramal akan ada kesialan dalam persepakbolaan Indonesia. Berikut Ulasannya :

Ramalan Mengerikan Suku Baduy Tentang Sepakbola Indonesia

Tidak bisa dipungkiri sepakbola Indonesia saat ini sedang mengalami naik turun prestasi. Mau bagaimana lagi pasalnya banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut.

Misalnya sering ada kericuhan para pendukung, masyarakat, manajemen, bahkan dari sang pemain sendiri. Namun siapa sangka Suku Baduy sudah meramalkan hal itu sejak dulu.

Menurut mereka adalah banyak kendala bagi Indonesia untuk memajukan dunia persepakbolaannya. Lalu mengapa bisa muncul ramalan seperti itu ?

Kita mungkin mengenal Suku Baduy dengan kesaktiannya dan hukum adat istiadat yang sangat kental. Namun siapa sangka suatu Suku di Indonesia itu punya ramalan tersendiri tentang sepakbola negeri ini.

Menurut mereka akan sulit bagi Indonesia untuk memajukan sepakbola. Jangankan Piala Dunia, bahkan untuk menjadi juara Piala AFF lalu pun bahkan dianggap tidak mungkin.

Menurut Suku Baduy hal itu dipengaruhi kutukan yang berasal dari nenek moyang mereka. Sehingga disarankan untuk berprestasi di cabang olahraga lain atau melakukan “pertaubatan” agar kutukan hilang.

Asal mula kutukan dan ramalan berdasarkan cerita para tetua. Ternyata bukan tanpa alasan para Suku Baduy menjelaskan mengenai kutukan serta ramalan itu.

Menurut mereka kutukan itu berawal dari zaman nenek moyang mereka yang berada di zaman Nabi. Kutukan tersebut berasal dari peristiwa kematian sahabat Nabi.

Setelah dibunuh oleh musuh-musuhnya, kepala sahabat Nabi itu ditendang kesana kemari layaknya bermain bola. Sejak saat itulah keturunan musuh Nabi yang melakukannya seolah mendapatkan kutukan tidak akan bisa bersinar di dunia persepakbolaan.

Sayangnya menurut mereka salah satu keturunan musuh Nabi itu ada di Indonesia, bahkan di Suku Baduy sendiri. Oleh sebab itu sangat sulit bagi Indonesia lepas dari kutukan.

Tetapi apapun itu keyakinan Suku Baduy haruslah tetap kita hormati. Bukankah mereka juga bilang bahwa kalo masih ada kesempatan meskipun ramalan sial menghampiri.

Kembali pada diri sendiri, seluruh pihak timnas dan masyarakat Indonesia harus tetap berusaha untuk mengubah ramalan sial tersebut menjadi prestasi, khususnya bagi timnas muda yang mana merupakan pemegang tahta selanjutnya persepakbolaan Indonesia agar berjaya di kancah Eropa.

Majulah persepakbolaan Indonesia!

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru. Subscribe sekarang!

Berita Menarik Lainnya

Komentar ditutup.