Suporter Muda, Suporter Juara: Edisi Songomania

621

Kata-kata “suporter” tidak asing untuk masyarakat Indonesia. Dari usia anak “ingusan” hingga orang tua mungkin dapat menyebutkan definisi kata “suporter” dengan mudah. Dalam pikiran banyak orang khususnya di Indonesia, suporter dikenal sebagai pendukung suatu tim khususnya pada olahraga sepakbola. Namun, bagaimana jika masyarakat Indonesia dihadapkan dengan kata-kata “suporter muda”?

Mayoritas penduduk Indonesia beranggapan bahwa suporter muda adalah suporter suatu kesebelasan tim semi-pro hingga tim profesional di kancah nasional atau internasional. Mereka sendiri biasanya masih berusia belasan dan masih di bangku sekolah. Namun, suporter muda yang akan penulis bahas sedikit berbeda dengan apa yang ada di pikiran mayoritas masyarakat Indonesia. Penulis akan mengulas para suporter muda yang mendukung tim asal sekolah mereka masing-masing. Untuk artikel kali ini, penulis akan membahas suporter muda asal kota pahlawan, yaitu Songomania.

Awal Terorganisasinya Songomania

Sebelum terorganisasi dan memiliki nama songomania, suporter asal SMAN 9 Surabaya ini masih berbentuk per-individu atau kelompok kecil. Mereka mendukung tim sekolahnya seperti anak sekolah pada umumnya, yaitu “duduk manis” melihat tim futsal/basket mereka bertanding.


Songomania sejak awal terbentuk memiliki warna kebesaran yang hampir mirip seperti warna kebesaran bonek, yaitu warna hijau tua dengan dipimpin oleh seorang capo. Sebutan capo adalah singkatan dari capolista, yaitu berarti “pemimpin” dalam bahasa italia. Seseorang yang pertama kali menjabat sebagai capo songomania adalah Muh. Dalli Barmansyah. Ia menjadi capo yang pertama sekaligus orang pertama yang membentuk struktur songomania, dari wakil capo, bendahara, dll dipilih secara langsung oleh seorang capo.

Siswa SMAN 9 mulai terkoordinasi sekitar pada tahun 2007. Kala itu, siswa SMAN 9 terorganisir dengan nama Songomania. Para siswa “dipimpin” oleh sesama siswa pula. Songomania tidak memiliki tanggal resmi terbentuk. Mereka hanya memulai dari perkumpulan kelompok-kelompok kecil yang menjadi satu komando. Para siswa kala itu akhirnya memilih nama Songomania sebagai nama suporter asal SMAN 9 Surabaya.

Capolista, Struktur, dan Bagian Songomania

Songomania adalah suporter pelajar tertua di Surabaya. Songomania sedikit banyak telah menjadi panutan suporter pelajar asal Surabaya lainnya. Dari koreo, atribut, hingga nyanyian songomania diteladani oleh suporter pelajar lainnya.


Songomania setidaknya telah berdiri selama 11 tahun sejak 2007 hingga artikel ini dimuat. Songomania sangatlah terstruktur, dari pemilihan capo, tema koreo, sampai bagian terkecil dari organisasi telah dipikir secara matang-matang oleh penggawa songomania.

Berikut para capolista songomania dari awal terbentuk hingga saat ini:

CapolistaTahun
1Muh. Dalli Barmansyah2007 (Awal dibentuk)
2Satria Utomo2007-2008
3Ganesha Patria2008-2009
4Denny Noto2009-2010
5Dimas Rizky2010-2011
6Januar Ramadhani2011-2012
7Raja Faiz Arifin2012-2013
8Rendyka Dwi Putra2013-2014
9Bayu Pratama Putra2014-2015
10Fandi Rachman Fairuz2015-2016
11Dandy A.H.P2016-2017
12Kholif Rohman2007-2018
13Dharma Mahesa Maulana2018-2019

Daftar capo tersebut menunjukan bahwa para siswa SMAN 9 sangat memperhatikan eksistensi & perkembangan songomania di sekolah mereka. Songomania telah mengakar pada SMAN 9 dan terus berkembang dari tahun ke tahun hingga saat ini.

Kekompakan Para Siswa Berbentuk Songomania.

Songomania sangat dihormati oleh beberapa suporter muda di Surabaya. Bukan dan tidak lain hal tersebut dikarenakan kekompakan songomania yang luar biasa. Bahkan, karena kebiasaan mendukung tim SMAN 9 hampir setiap minggunya, para songomania memiliki sebutan kala mendukung SMAN 9 bertanding, yaitu Nyongo. Sebutan ini kabarnya muncul begitu saja dikalangan para siswa. Sebutan ini telah sering digunakan oleh para siswa sejak bertahun-tahun yang lalu untuk mengajak siswa lainnya untuk mendukung siswa SMAN 9 bertanding.

“Anak-anak (siswa SMAN 9) biasanya datang karena euforia, jadi mereka memiliki inisiatif sendiri buat mengajak teman-teman yang lainnya sampai-sampai tribun akhirnya full.”

Mahesa Maulana (capo songomania) ketika ditanya rahasia mengapa tribun songomania selalu penuh.

Kekompakan songomania kabarnya karena kesadaran para masing-masing siswa. Tribun milik arek songo hampir setiap pertandingan selalu penuh diisi oleh songomania. Para siswa merasa bahwa mendukung tim sekolah mereka adalah “panggilan jiwa” dari setiap siswa. Para siswa merasa euforia di tribun kala SMAN 9 bertanding sangatlah besar, karena itulah mereka sangat antusias kala SMAN 9 bertanding.

Prestasi dan Capaian Songomania

Penghargaan yang diperoleh songomania

Para pasukan songomania setidaknya telah mendapatkan beberapa piala setiap tahunnya. Bahkan, untuk tahun 2018 saja telah mendapatkan titel “Best Supporter DBL” kala arek songo masih dipimpin oleh Kholif Rohman. Lalu, ketika Mahesa menjadi capo selanjutnya, songomania setidaknya telah mendapatkan 2 piala, yaitu “Best Supporter Futsal Seven League” dan “Best Supporter Pocari”.

Jika berbicara prestasi, songomania layaknya suporter yang adidaya dan sulit dikalahkan oleh para suporter SMA di Surabaya lainnya. Khususnya ajang DBL, songomania setidaknya telah back-to-back untuk menjuarai “Best Supporter of The Year”. Prestasi tersebut salah satu kebanggaan yang luar biasa untuk songomania. Namun, prestasi tersebut tidak mudah untuk didapatkan, songomania setidaknya telah membuat beberapa koreo untuk mendapatkan prestasi tersebut. Tidak hanya masalah koreo yang ciamik, prestasi tersebut juga didukung oleh setidaknya 900’an suporter yang datang demi mendukung SMAN 9 bertanding.

Koreo Songomania, Koreo Istimewa

Songomania telah menelurkan puluhan hingga ratusan koreo yang luar biasa. Bahkan, koreo buatan songomania mungkin saja lebih hebat daripada suporter semi-pro atau tim profesional di Indonesia.

Untuk sobat MUW, pembaca baru dan kalian yang belum pernah melihat koreo songomania, penulis telah meminta beberapa foto koreo dari akun instagram @songomania9 dan dari Rafael kevin (Koordinator dokumentasi songomania). Berikut beberapa koreo songomania:

Foto: 1. BANGKIT, 2. dan, 3. Berjuang
THRONE
SPIRIT
Koreo 3D yang berwujud speaker
Koreo 3D Serigala (simbol songomania)

Mungkin beberapa contoh koreo tersebut adalah contoh betapa kreatifnya siswa SMAN 9. Bagaimana? Tertarik untuk melihat secara langsung aksi mereka?


*narasumber: Mahesa Maulana, Rafael Kelvin, dan instagram @songomania9

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru. Subscribe sekarang!

Komentar ditutup.