Generasi Muda Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2018

Daftar anak generasi emas yang akan mengisi timnas Jerman dalam kancah Piala Dunia 2018 di Russia

0 54

Tidak ada Philipp Lahm, Bastian Schweinsteiger atau Lukas Podolski dalam skuad tim sepak bola nasional Jerman dalam mempertahankan gelar Piala Dunia 2018 di Rusia. Meski banyak yang mengundurkan diri, pelatih timnas berpengalaman Joachim Löw percaya akan sukses mempertahankan gelar pada musim panas mendatang.

Bundesliga.de memperkenalkan lima kandidat potensial yang akan maju menggantikan pendahulunya di Piala Dunia 2018.

Leon Goretzka (Schalke 04), Joshua Kimmich (Bayern Munich), Timo Werner (RB Leipzig), Niklas Süle (Bayern Munich) dan Julian Brandt (Bayer Leverkusen) telah siap bergabung ke Die Panzer untuk menggilas lawan di Russia musim panas nanti.

Leon Goretzka (FC Schalke 04, Lahir: 6 Februari 1995)

Leon Goretzka. Credit: Bundesliga.de

Pada musim 2013/14 Goretzka memulai karir Bundesliga di Schalke 04.  Pemain dari gelandang VfL Bochum ini menggantikan Julian Draxler di Royal Blues.

Goretzka mencetak empat gol di musim pertamanya dalam 25 pertandingan untuk Schalke, yang musim ini berada pada posisi ketiga dan lolos ke Liga Champions. Performa tersebut sukses menarik perhatian Löw dan telah lama memasukkannya dalam daftar.

Tahun 2014 Goretzka diangkat ke skuad cadangan Piala Dunia. Ia memulai debutnya di tim nasional melawan Polandia di Hamburg (0-0) yang hanya membuatnya cedera. Cedera yang kemudian menghalangi kesempatan tipisnya untuk ikut ke skuad utama di Piala Dunia Brazil 2014.

Dua tahun kemudian Goretzka bisa bermain di Stadion Marcana di Rio de Janeiro. Kali ini dia tampil sebagai kapten timnas U21 Jerman. Pemain Schalke ini  memimpin Tim Nasional Jerman  di final Olimpiade dan kalah saat melawan tuan rumah Brasil.

Tahun 2017 Goretzka menang dengan tim Nasional Jerman di Piala Konfederasi di Rusia.

Ia menjadi pusat perhatian kala mencetak dua gol dalam 3 menit (goal tercepat yang pernah dicetak tim nasional Jerman) saat semifinal melawan Meksiko.

“Dia telah membuat penampilan yang baik,” kata presiden Bayern Uli Hoeness mengenai penampilan gelandang tengah tersebut.

Sejak memenangkan Piala Konfederasi, Goretzka memainkan peran utama dalam Taktik Joachim Löw. Pelatih nasional ini adalah penggemar berat pemain berusia 22 tahun tersebut. Yang lebih memilih peran sentral di lini tengah dan selalu mengancam lawan dengan gol.

“Dia memiliki teknik yang sangat bagus dan sangat cepat (berlari) dengan atau tanpa bola. Meski usianya masih muda, Goretzka sudah memiliki kualitas seorang pemimpin,” puji Löw — yang menilai gelandang muda  tersebut sebagai ‘salah satu yang paling berbakat’ dari generasinya.

Sebagai pengganti: Bastian Schweinsteiger

Timo Werner (RB Leipzig, Lahir: 6. Maret 1996)

Timo Werner, pemain depan RB Leipzig. Credit: Bundesliga.de

Pada musim debutnya di 2013/14, Timo Werner memecahkan beberapa rekor di VfB Stuttgart. Dengan usia nya yang baru 17 tahun, dia adalah pemain VfB Stuttgart termuda sepanjang masa.

Menyusul beberapa saat kemudian, ia juga merupakan pencetak gol termuda dalam sejarah klub. Tak lama setelah ulang tahunnya yang ke 18, VfB memperpanjang kontrak Werner selama empat tahun.

Pada musim transfer 2015/16 Werner pindah ke RB Leipzig dan juga dalam kontrak selama empat tahun. Transfer tersebut ternyata merupakan keberuntungan bagi Werner dan Leipzig. Di musim 2016 lalu, Werner mencetak 21 kali gol dalam 31 pertandingan dan finish di posisi 2 klasemen. Musim ini pemain berusia 21 tahun itu mencetak enam gol lagi dalam sembilan pertandingan.

Aksi Timo Werner. Credit: Bundesliga.de

Dalam dua pertandingan internasional melawan Inggris dan Perancis Werner absen karena cedera leher. Werner. Seperti Goretzka, ia juga memenangi Piala Konfederasi dan menjadi pencetak gol terbanyak di Rusia. Jika Werner tetap fit, dia adalah kandidat pasti untuk Piala Dunia tahun depan.

“Dia sulit ditebak dan sulit untuk dilawan,” kata pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Jerman, Miroslav Klose. “Saya suka. Dia itu anak hebat dengan karakter yang baik, saya tidak ragu dia akan bergabung.”

Sebagai pengganti: Miroslav Klose

Joshua Kimmich (Bayern München, Lahir: 8. Februari 1995)

Pada tahun 2013, Joshua Kimmich pindah dari skuad muda VfB Stuttgart ke RB Leipzig di divisi 3 Liga Jerman. Tahun 2014 Kimmich bersama dengan Niklas Süle, Julian Brandt dan Davie Selke menjuarai Eropa U17.

Pada musim panas 2015, ia kemudian pindah ke Bayern Munich dan menggantikan Philipp Lahm dalam jangka panjang.

Mantan pelatih Vfb Stuttgart, Alexander Zorniger,  tidak menyukai perpindahan Kimmich ke Bayern. “Ini keputusan yang sangat buruk,” tegur Zorniger saat itu.

Bagi Bayern Munich, Kimmich adalah orang yang tepat. Pelatih Bayern, Pep Guardiola, menempatkan Kimmich ke bek kanan atau gelandang tengah, sementara ia memerintahkan Philipp Lahm untuk memasuki defensif lini tengah.

Kimmich telah menyelesaikan lebih dari 60 pertandingan Bundesliga, sebagian besar sebagai bek kanan. Posisi yang ia warisi dari Lahm, baik di klub maupun di timnas. Di Piala Konfederasi, Kimmich adalah satu-satunya pemain Jerman yang memainkan semua lima pertandingan.

Sebagai pengganti: Philipp Lahm

Julian Brandt (Bayer 04 Leverkusen, Lahir: 2 Mei 1996)

Mereka yang bertanggung jawab di VfL Wolfsburg mungkin masih kesal karena Julian Brandt pindah ke Bayer 04 Leverkusen pada musim 2013/14.

Direktur olahraga Leverkusen, Rudi Völler, senang dengan komitmen tersebut dan menyebutnya dengan “salah satu pemain muda paling berbakat di sepak bola Jerman.”

Brandt membuat debut pertama di Bundesliga saat melawan Werkself. Tiga hari kemudian bermain melawan Zlatan Ibrahimovic, Thiago Silva, dan Marco Veratti dalam pertandingan Liga Champions Leverkusen melawan Paris St. Germain. Sebuah perkembangan yang cukup pesat.

Awal mula Brandt saat berada di bawah pelatih Sami Hyypia adalah sebagai pemain cadangan. Namun dengan cepat ia berjuang menuju ke posisi reguler dan kemudian menang pada 2014 saat Piala Eropa U19.

Sementara itu, Brandt telah membuktikan dirinya sebagai pemain Bundesliga dan sudah memiliki lebih dari 100 penampilan. Dua belas kali dia mengenakan jersey tim nasional di umurnya yang 21 tahun.

Musim lalu ia mencetak 14 gol dan 11 assist untuk timnya. Hanya lima pemain Bundesliga, termasuk Thomas Müller dan Arjen Robben, yang memiliki rekor tersebut. Musim ini Brandt memiliki 3 gol dan 3 assist.

Sebagai pengganti: Lukas Podolski

Niklas Süle (Bayern München, Lahir: 3 September 1995)

Niklas Süle. Credit: Bundesliga.de

Ketika Niklas Süle tampil untuk pertama kalinya di papan skor TSG Hoffenheim, beberapa jurnalis mengerutkan kening mereka. Niklas? Siapakah dia? Nama yang belum familiar kala itu.

Satu musim berikutnya  Süle bermain di tim Markus Gisdol yang sudah melihat kemampuannya dalam 25 penampilan di Bundesliga. Gisdol melihat potensi dalam diri Süle yang memiliki tinggi 1,95 m.

A post shared by Bundesliga (@bundesliga_en) on

Eintracht Frankfurt dan SV Darmstadt 98 mungkin dibuat kesal, karena kedua tim tersebut sempat memilikinya, namun ia pindah tahun 2010 ke TSG Hoffenheim. Musim lalu, bek tengah merupakan tonggak tim Nagelsmann, yang berkontribusi untuk masuk ke posisi keempat di klasemen. Di musim panas tahun lalu ia kemudian pindah ke Bayern Munich dan dengan cepat memantapkan dirinya di sana.

“Sebagai pemain muda, tidak ada yang lebih baik daripada belajar dari pemain terbaik di dunia,” kata Süle, berbicara tentang rekan satu timnya, Mats Hummels dan Jerome Boateng.

Sebagai pengganti: Per Mertesacker

Sumber : http://www.bundesliga.com/de/bundesliga/news/bundesliga-goretzka-kimmich-werner-suele-brandt-neue-goldene-generation.jsp

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Berita Menarik Lainnya
Komentar
Memuat...